Menyingkap kepribadian seseorang bukanlah perkara yang mudah, namun bukan berarti mustahil dilakukan. Untuk melakukannya, dibutuhkan tekad yang kuat yang pantang menyerah ataupun tergesa – gesa dalam memahaminya. Pemahaman tentang aturan dan criteria kepribadian seseorang juga perlu lhoo.. Tanpa aturan dan kriteria yang benar, kepribadian seseorang tidak mungkin diketahui dengan tepat dan jelas.
Aturan dan criteria tersebut dapat diringkas dalam poin – poin berikut. Ini juga bias membantu Anda untuk member kesan / citra diri yang Anda inginkan bagi orang lain, percaya deh..:
1. Kesan Awal
Kesan awal yang ditinggalkan sebagian orang terkadang menunjukkan sejauh mana kecocokan atau ketidakcocokan kita dengan mereka. Apakah orang tersebut bersifat social, atau lebih menyukai untuk mengisolasi diri, dan tidak berbaur dengan banyak orang atau memilih untuk berinteraksi dengan mereka. Dan kesan yang muncul pertama kali ini biasanya akan sering terjadi setiap seseorang tersebut berinterkasi dengan orang lain. Memang terkadang ada beberapa kondisi dimana seseorang tersebut menelaah kembali kesannya yang pertama yang diperoleh dari seseorang ketika ia kembali berinteraksi dengan orang tersebut. Namun, biasanya kesan awal itu akan tetap dan abadi, karena tidak mungkin seseorang akan menipu banyak orang sepandai apa pun ia. Tidak mungkin seseorang menutupi jati dirinya di hadapan orang lain secara terus – menerus, dan apa yang mungkin ditutupi pada perjumpaan pertama akan tampak di sela – sela interaksi yang selanjutnya.
2. Penampilan Luar
Dalam batas tertentu, penampilan luar suatu kepribadian menunjukkaan watak seseorang. Orang yang menarik, baik pria maupun wanita, muda ataupun tua akan memberikan kesan yang baik dan sikap luar yang istimewa, termasuk perhatian yang diberikan untuk penampilan dirinya. Orang yang pandai memilih pakaian yang sesuai dengannya merupakan orang yang memiliki indera yang tepat dan cermat dalam memutuskan perkara.
Ada peribahasa mengatakan “ Pakaian menunjukkan kepribadian individu”. Oleh karena itu, sebagian orang menilai bahwa pakaian merupakan sesuatu yang sangat penting dan memainkan peran efektif dalam menampakkan kepribadian seseorang. Adapun yang paling banyak dijadikan focus perhatian bagi pakar psikologi dan sosiologi bahwa memakai pakaian yang sesuai dan memperhatikan penampilan menyebabkan seseorang secara pribadi menjadi cerdas dan berpengaruh di samping menciptakan kesan pertama yang baik.
3. Keluwesan dan Intelektual
Keluwesan psikologis dan intelektual terhadap orang lain merupakan hal terbanyak yang memungkinkan untuk menyingkap kepribadian orang lain. Karena itu, orang yang memiliki kemampuan untuk bersikap fleksibel kepada orang lain ketika pertama kali bertemu, dan berbaur di antara mereka seakan – akan ia telah mengenal sejak lama, berarti ia memiliki kepribadian sosial. Sedangkan orang yang fleksibel kepada orang lain secara intelektual dan tidak berusaha mematangkan kapasitas intelektualnya atau keunggulannya atas mereka maka orang tersebut merupakan orang yang pandai, mampu menarik simpati orang lain, dan saling membantu bersama mereka serta dapat menghimpun kepercayaan mereka.
4. Senyum
Senyum dapat menunjukkan kepribadian seseorang. Maka, kepribadian yang optimistis merupakan kepribadian yang disukai kecuali oleh orang – orang yang pesimistis, orang yang putus asa, dan yang selalu bersedih. Orang – orang yang memiliki kepribadian optimis menjadikan senyum dan ucapan yang baik sebagai instrument utama dalam menciptakan kesan pertama untuk dicintai dan memberikan rasa optimis dan semangat hidup kepada orang lain. Duduk bersama dengan orang – orang yang murah senyum bias menenangkan dan meredam kesedihan bagi orang yang ditimpa masalah meski apa pun bentuk permasalahannya. Orang yang optimistis selalu menebar senyum yang tulus yang tumbuh dari dalam diri, bukan senyum yang hambar dan dibuat – buat. Mereka memiliki kemampuan untuk tidak menjadi kaku, karena senyum bahagia selalu menghiasi wajah mereka dan memberikan kepada mereka suatu kepercayaan yang luas dalam jiwa.
5. Perkataan
Perkataan adalah sebuah wadah yang memuat berbagai pemikiran, perasaan, dan jalan pikiran mannusia. Melalui perkataan dan nada suara Anda, kondisi kejiwaan dan sebagian kepribadian Anda yang terdalam bias diketahui. Ada nada suara yang selalu berisi keluhan. Nada suara seperti ini hamper menyerupai suara ratapan dan menunjukkan pribadi yang tertekan karena ditimpa permasalahan atau beban. Yang paling mengherankan adalah di sela – sela nada suara juga bias diketahui ketulusan orang lain ataupun kepura – puraan orang lain terhadap kita. Sebagian psikolog dan sosiolog menekankan bahwa suara adalah cermin rahasia dari hal- hal yang disembunyikan manusia, meskipun tidak cukup untuk memberikan kesan pertama yang jujur.